2. Arti kata "Arab"
Sejauh ini saya menemukan setidaknya ada 4 teori tentang asal-usul nama "Arab".
a. Teori pertama, kata "Arab" diambil dari bahasa Assyria, (g-r-b), artinya west/barat. Assyrian Empire adalah sebuah kerajaan yang lahir pada tahun 2500 sebelum Masehi. Dan mereka menguasai kawasan Mesopotamia di kisaran tahun 900-600 sebelum Masehi. Bahasa Assyria juga termasuk kedalam rumpun bahasa Semitic, tepatnya "East Semitic", yang memiliki turunan bahasa Assyria dan Babilonia.
Teori ini cukup membingungkan, lantaran jazirah Arab itu letaknya di selatan Mesopotamia, bukan di sebelah Barat. Sehingga tidak banyak yang sepakat dengan teori ini.
![]() |
| Peta kekuasaan di kawasan Mesopotamia |
b. Teori kedua, kata "Arab" diambil dari bahasa Hebrew, ('arav, 'aravi, 'aravah), artinya desert/Gurun. Pada tahun 853 SM terjadi "The Battle of Qarqar" di kawasan Levant. Perang Qarqar melibatkan tentara kerajaan Assyria/Asyur menghadapi koalisi beberapa kerajaan. Salah satu pimpinan di koalisi penantang tersebut adalah "Gindubu, the king of Qaydar", yang juga disebut sebagai "king of Arab", atau dalam bahasa Hebrew biasa dikenal dengan sebutan "king of 'Aravi", yang berarti "king of the desert". Lokasi kerajaan Qaydar ada di kawasan Edom, dari batas selatan laut mati, gunung Sinai, Petra, sampai ke kawasan Madain Shalih.
Teori ini juga sejalan dengan sebutan dalam bahasa syriac, "matu arba-i" yang bermakna "land of the desert" yang merujuk ke kawasan tersebut.
c. Teori ketiga, kata "Arab" dari bahasa Hebrew juga, ('r-b) yang berarti "trade", juga (la'-arov) yang berarti "to exchange".
Berdasarkan dua teori terakhir ini, nama "Arab" merupakan sebuah julukan orang-orang Ibrani terhadap nama sebuah wilayah yang lokasinya di sebuah Padang gurun, yang diperkuat oleh sejarah bahwa kawasan tersebut berada di kawasan Edom. Dan pada definisi ketiga ini, tempat ini sekaligus juga dikenal sebagai kawasan perdagangan.
![]() |
| Kawasan Levant sebagai jalur strategis perdagangan |
...
d. Teori keempat, kata "Arab" bermula dari nama seseorang. Siapakah dia? Dia adalah Ya'rub ibn Qahtan, yang merupakan seorang raja dari negeri Yaman. Dan dari nama (Ya'rub) inilah kelak lahir nama ('Arab).
Qahtan? Siapakah Qahtan?
Sejarawan mula-mula Islam mengklaim bahwa Qahtan adalah Yoktan, yang menurut bibble, Yoktan merupakan keturunan dari Sem (putera Nuh) yang memiliki anak bernama Eber (nabi Hud) lalu Eber memiliki dua anak laki-laki, yakni Peleg dan Yoktan (Qahtan). Dan dari Qahtan lahir Ya'rub. Sehingga mayoritas sejarawan muslim mengklaim bahwa nenek moyang terjauh mereka adalah Qahtan atau Yoktan.
Namun ada masalah, di bibble kita tidak menemukan nama "Ya'rub" sebagai putera daripada Yoktan. Keturunan Yoktan menurut bibble antara lain ;
- Almodad
- Selef
- Hazer-Mawet
- Yerah
- Hazoram
- Uzal
- Dikla
- Obal
- Abimael
- Syeba
- Ovir
- Hawila
- Yobab
Jika kita rangkai semua teori ini, 3 teori mendukung pendapat bahwa Peradaban Arab itu datang dari Utara ke Selatan. Mengapa demikian? Teori pertama berkata bahwa Arab berasal dari bahasa Assyria yang berarti barat. Artinya, Arab itu lokasinya ada di sebelah barat kerajaan Assyiria. Teori kedua menyebutkan bahwa Arab itu berasal dari kerajaan Qaydar yang lokasinya ada di selatan Jordania. Teori ketiga menyebutkan bahwa Arab itu tempat perdagangan yang lokasinya di gurun.
Maka jika kita gabung, tempat yang posisinya ada di barat kerajaan Assyiria, tempat dimana kerajaan Qaydar berada, tempat berupa gurun yang juga menjadi akses perdagangan dunia, kita akan langsung menunjuk ke satu titik, yaitu kawasan Levant, spesifiknya di Jordan Selatan. Disitulah peradaban Arab pertama kali bermula.
Selain itu, Claudius Ptolemy (abad 2 Masehi) juga memgelompokkan Jordania sebagai kawasan Arabia (Provinsi Patrea Arabia, yang beribukota di Petra, Jordan Selatan), bukan Syam. Ketika Ptolemy membuat Peta Arabia, kawasan Arabia Felixia (Hijaz) masih berstatus unknown, tidak banyak tanda kehidupan disana.
![]() |
| Peta Ptolemy : Jordania termasuk kawasan Arabia, bukan Syam. |
#Bersambung...




.jpeg)
Komentar
Posting Komentar